Benarkah Banyak Perbedaan pada Air yang Kita Minum?

Pada dasarnya, air minum yang harus dikonsumsi oleh tubuh kita adalah air yang bersih, jernih, tidak berasa, dan berbau. Sekarang ini terdapat beberapa jenis air minum yang beredar di pasaran, banyak yang masih bertanya perbedaan air minum, karena masyarakat awam biasanya menganggap air yang dikonsumsi adalah air yang sama.

Pertanyaan ini sering di lontarkan khususnya mereka yang mau terjun ke dunia bisnis depot air minum. Pertanyaan berulang tersebut adalah tentang perbedaan air mineral, air minum isi ulang dengan air dari mesin Reverse Osmosis (RO). Sebenarnya ada banyak sekali perbedaannya karena kalau sama, kenapa harus ada air isi ulang RO? Perbedaan tersebut bisa dilihat dari unsur kimiawinya, proses penyaringan, hingga manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia.

Air Mineral
Pengolahan air mineral memakai treatment filtrasi, ultra filtrasi, lalu ultraviolet. Pada proses treatment dilakukan untuk tahap awal, proses ultra filtrasi dilakukan untuk memperoleh air minum yang baik, pada proses ultraviolet dilakukan untuk membunuh kuman yang ada pada air.

Air mineral merupakan minuman yang mengandung mineral. Jenis mineral ada dua yaitu mineral organik dan mineral non-organik.

Mineral organik lebih bagus untuk dikonsumsi daripada mineral non-organik. Karena apabila terlalu banyak mengkonsumsi air yang mengandung mineral non-organik maka akan menyebabkan penyakit yang disebabkan oleh kandungan mineral non-organik yang mengendap didalam tubuh.

Seperti terkena penyakit katarak disebabkan oleh mineral non-organik yang mengendap di bagian mata. Biasanya tds pada air mineral yaitu berkisar antara 40 ppm sampai 500 ppm.

Air RO
RO adalah singkatan dari Reverse Osmosis. Reverse osmosis adalah sebuah mesin yang digunakan untuk mengolah air minum.

Air RO merupakan air yang menggunakan mesin reverse osmosis untuk mengolahnya. Air RO yang baik yaitu yang melalui langkah – langkah mulai dari filtrasi, ultrafiltrasi mesin RO, ultraviolet untuk hasil air reverse osmosis.

Air minum reverse osmosis menghasilkan air yang baik apabila memasukan sepuluh liter air, keluar air bersih empat liter dan keluar air kotor enam liter. Biasanya tds pada air RO adalah berkisar antara 0 ppm sampai 20 ppm.

Air Isi Ulang
Air isi ulang yang baik yaitu menggunakan air yang baku, menggunakan sistem filter yang baik, mengunakan ultraviolet yang baik. Apabila pemilik tempat isi ulang air kurang bertanggung jawab maka air minum akan diragukan apakah air minum tersebut layak di konsumsi atau tidak.

Semoga setelah penjelasan di atas kita tidak perlu bertanya-tanya lagi perbedaan dalam air yang kita minum. Alangkah baiknya kita harus lebih jeli lagi memilih jenis air minum untuk masuk dalam tubuh kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *